Sudah begitu lama rasanya saya tidak berbagi di Satubidan.com ini, ada begitu banyak yang ingin saya bagi pada anda pastinya tapi rasanya untuk memulai mengetik dan mencari semangat untuk menulis di blog ini begitu sulit. Sudah kurang semangat untuk berselancar di dunia maya. Tapi kali ini saya akan menemukan semangat saya lagi, dan ini merupakan tulisan pertama saya setelah rehat beberapa pekan selain karena tempat bekerja saya yang baru juga karena laptop saya yang rusak. hehe
Baiklah, kali ini saya akan membagi ilmu yang saya dapatkan pada seminar tentang tips dan trik merawat organ intim yang dipaparkan oleh dokter spesialis kebidanan beberapa minggu yang lalu. Wanita-wanita yang memiliki aktivitas tinggi dan sering mengeluhkan masalah kebersihan organ intimnya wajib membaca postingan saya kali ini.
Faktor-faktor mengganggu organ intim
Sebelum masuk lebih jauh tentang tips dan trik merawat organ intim, ada baiknya anda mengetahui apa saja faktor-faktor yang mengganggu organ intim yakni seperti:
- Bilas atau spa vagina, bilas/ spa vagina lebih banyak rugi dibanding untungnya karena dengan bilas vagina dapat mengubah PH/ keasaman vagina, serta dapat menyebabkan infeksi vagina
- Bahan celana dalam, Bahan celana dalam dianjurkan dari bahan katun yang menyerap keringat jangan mengenakan celana dalam dari bahan satin atau sintetik yang menyebabkan panas dan lembab.
- Panty liner, Panty liner berpotensi besar menyebabkan alergi dan gunakan panty liner saat perlu saja seperti saat terjadi keputihan yang berlebihan, pemakaian terus menerus tidak baik karena sekitar vagina menjadi panas dan lembab.
- Bedak/parfum, karena bedak akan berkumpul disela-sela lipatan vagina dan bisa mengundang kuman karena bedak menjadi benda asing.
- Celana jeans yang ketat, menyebabkan pori-pori rapat sehingga sirkulasi udara sekitar organ intim terganggu sehingga sangat dianjurkan bagi wanita yang sedang haid dan bertubuh gemuk untuk mengenakan rok atau celana kain.
- Pembalut, saat haid ganti pembalut 4 sampai 5 kali sehari karena darah haid tempat ideal pertumbuhan bakteri dan jamur sehingga bisa menyebabkan keputihan dan infeksi
- Tissue, Tissue belum tentu steril atau bebas kuman serta tissue tidak mampu untuk mengangkat semua kotoran yang melekat. Selain itu, tissue terbuat dari serbuk kayu dan terdapat banyak jamur.
- Jamu, Jamu masih perlu banyak dikaji kebenarannya dan belum diteliti secara ilmiah.
- Kesehatan pasangan seksual, karena selain perawatan organ intim pribadi perlu diperhatikan kesehatan pasangan seksual karena dari pasangan seksual bs ditularkan HIV/AIDS, Hepatitis B, kanker leher rahim dan penyakit kelamin lainnya. itu lah sebabnya, mengapa anda perlu mengetahui bagaimana kesehatan pasangan seksual.
Tips dan trik merawat organ intim
Tips dan trik merawat organ intim begitu penting bagi wanita pada khususnya. Di bawah ini sedikit tentang tips dan trik merawat organ intim sebagai berikut:
- Bersihkan organ intim hanya dengan air bersih dari arah depan kebelakang. Perlu diperhatikan bahwa ada baiknya kalau membersihkan organ intim dengan air yang mengalir (tidak menggunakan air yang ada di bak) terlebih jika anda berada di toilet umum. Ada baiknya anda membawa air kemasan sendiri jika di toilet tersebut tidak ada air mengalir.
- Keringkan organ intim dengan handuk sebelum berpakaian
- Bilas vagina pada saat haid dan keputihan cukup 2 kali sehari
- Hindari pemakaian bedan karena rawan jamur dan bakteri. Kebiasaan mengenakan bedak ini memang sudah dari anak-anak. Banyak orang tua yang mengenakan bedak pada organ intim anaknya padahal bedan rawan jamur dan bakteri.
- Gunakan celana dalam yang kering dan usahakan cepat ganti jika basah atau lembab
- Gunakan celana dalam bahan katun yang menyerap keringat
- Hindari mengenakan celana jeans yang ketat
- Membersihkan vagina tidak boleh dengan shower toilet, karena tekanan air pada shower toilet bisa menyebabkan kuman yang ada pada vagina semakin masuk kedalam.
- Pakai tissue tidak boleh berparfum dan harus warna putih karena tidak mengandung zat kimia. Zat kimia bisa menyebabkan iritasi vagina
Tips dan Trik memilih pembalut
- Berdaya serap tinggi dan tidak mengkerut
- Tipis
- Nyaman dipakai
- Tidak mempunyai aroma/ wangi-wangian
- Bahannya sangat lembut dan lentur
demikian sedikit dari hasil seminar yang saya hadiri, semoga dapat bermanfaat. dan terima kasih pada dr. PribaktiB, SpOG (K) selaku narasumber
Sampai jumpa lagi….
Salam hangat,
Incoming search terms:
- bayicaput
- gambar kateter kondom
- kelainan caput pada bayi baru lahir
- gambar fraktur komunita
- kaput bagian kepala bayi
- pemotongan tali pusat
- kateter ureter
- kateter urine
- merawat organ intim
- peregangan tali pusat terkendali


